Sekjen HMI MPO: Film Jejak Khilafah di Nusantara Bisa untuk Edukasi Islamophobia

- 21 Agustus 2020, 14:22 WIB
Film Jejak Khilafah di Nusantara (JKDN). /

PORTAL LEBAK - Film dokumenter Jejak Khilafah di Nusantara (JKDN) diharapkan menjadi penerang dan edukasi masyarakat di tengah gempuran Islamphobia.

Film garapan Nicko Pandawa dan Tim ini, tayang di kanal YouTube Khilafah Cahnnel, pada Kamis 20 Agustus 2020 bertepatan tahun baru Islam, 1 Muharram 1442 Hijriah.

Film ini menceritakan tentang keterkaitan antara Nusantara dengan kekhalifahan Turki Utsmani, hingga proses penyebaran agama Islam di Nusantara yang tak lepas dari peran serta para Khalifah.

Baca Juga: Tilik dan Bu Tejo Trending di Twitter, Film Pendek Perpaduan Latar Lokal dan Tokoh Ikonik

Menurut Sekjen Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) Zunnur Roin, film ini dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja mengenai proses masuknya agama Islam ke Indonesia.

"Film jejak khilafah, saya fikir bentuk gerakan riil untuk menyebarluaskan informasi sejarah masuknya Islam ke Indonesia bagi seluruh kalangan manapun melalui sinematografi," kata Zunnur Roin dalam siaran persnya, Kamis 20 Agustus 2020.

Menurutnya, film dokumenter ini dapat menjadi penyegar maupun penerang bagi masyarakat di Indonesia yang kini tengah digempur isu-isu dan kampanye Islamphobia.

Baca Juga: Peringati Hari Kemanusiaan Sedunia, BNPB: Jadilah Pahlawan Sekitar Kita

Masyarakat sendiri, katanya harus mulai sadar akan gerakan-gerakan tersebut dan tidak mudah terhasut oleh gerakan yang bertujuan untuk memecah belah maupun untuk mengapai tujuan suatu pihak tertentu.

Halaman:

Editor: Sugih Hartanto


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X