KPK: Cermati Titik Rawan Penyalahgunaan Dana Penanganan Covid-19

- 16 Mei 2020, 13:38 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak Dede Jaelani, didampingi Asisten 3 Setda Lebak, Inspektur Inspektorat dan Kadis Kominfo turut mengikuti rapat virtual bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengelolaan dana penanganan Covid-19, Jumat 15 Mei 2020. - Foto: instagram @lebakkab

PORTALLEBAK.COM - Titik rawan terjadinya korupsi pada pengelolaan anggaran penanganan Covid-19 perlu jadi perhatian pemerintah pusat maupun daerha.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) KPK akan terus melakukan pengawasan pada titik-tik rawan tersebut.

Demikian diungkapkan Kordinator Wilayah II KPK Asep Rahmat Suwandha dalam Rapat Koordinasi Sinergitas Publikasi antara Pemerintah dan Wartawan untuk penanganan pencegahan Covid-19 di wilayah Provinsi Banten, Jumat 15 Mei 2020.

Rapat virtual melalui videoconference dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 di wilayah Banten.

Rapat virtual diikuti oleh para Kepala Dinas Kominfo se-Provinsi Banten dan perwakilan media yang ada di wilayah Provinsi Banten.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Dede Jaelani, didampingi Asisten 3 Setda Lebak, Inspektur Inspektorat dan Kadis Kominfo turut mengikuti rapat virtual tersebut.

Asep mengungkapkan, titik-titik rawan pengelolaan dana Covid-19 tersebut antara lain pengadaan barang/jasa dan filantropi atau sumbangan pihak ketiga.

"Selain itu, Refocusing dan Realokasi Anggaran Covid-19 untuk APBN dan APBD, serta penyelenggaraan bantuan sosial untuk pemerintah pusat maupun daerah," jelas Asep.

Untuk itu, Asep berharap agar pemerintah pusat dan daerah menggunakan anggaran dengan sebaik-baiknya.

Halaman:

Editor: Sugih Hartanto


Tags

Komentar

Terkini

X