Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Ini Akibatnya

27 Februari 2021, 23:12 WIB
Wartawan mengambil foto Gunung Sinabung yang menyemburkan material vulkanik saat erupsi di Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Kamis (25/2/2021). Gunung Sinabung erupsi dengan tinggi kolom 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 3.960 meter di atas permukaan laut. /Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI/

PORTAL LEBAK - Pascaerupsi Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, otoritas BPBD Karo meminta agar masyarakat mengamankan sarana air bersih, serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

"Masyarakat yang berada di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta tetap waspada terhadap bahaya lahar dingin," himbau Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Perangin-angin.

Pasalnya, seperti PortalLebak.com lansir dari Antara, Sabtu 27 Februari 2021, Natanail meminta warga dan petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi.

Baca Juga: Ratu Elizabeth (94) Ungkap Rasanya Divaksin Covid-19

Baca Juga: Positif Covid-19 Usai Divaksinasi, Ini Penjelasannya

Warga juga diminta menghindari lokasi dalam radius 3 km dari puncak gunung. Termasuk, pada radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Untuk menhindari jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila ke luar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

Sebelumnya, pihak BPBD Karo mendata Letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, terjadi Jumat 26 Februari 2021, sekitar pukul 18.00 WIB-24.00 WIB, guguran lava pijar, teramati dengan jarak luncuran 1.000 meter.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Makanan Untuk Kamu Yang Lagi Diet

Baca Juga: Begini Kata Gading Marten Saat Diselingkuhi 5 Kali Oleh Astrid Tiar

Gunung Sinabung dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut (mdpl), saat itu terpantau dengan cuaca berawan, angin bertiup lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udara 18-24 derajat celcius.

"Jumlah guguran 26, amplitudo 2-96 mm, dan durasi 65-250 detik, Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga)," ujar Natanail.***

Editor: Dwi Christianto

Tags

Terkini

Terpopuler