Mahfud MD ke Surabaya Kunjungi Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ini Aksinya

12 Januari 2024, 01:53 WIB
Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD (tengah) bersama Pastor Kepala Paroki di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Benediktus Prima Novianto Saputro (kanan) di Surabaya, Jawa Timur, Rabu 10 Januari 2024. / Foto: ANTARA/Rio Feisal./

PORTAL LEBAK - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengunjungi Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, yang adalah gereja tempat peledakan bom, Minggu 13 Mei 2018, sekria pukul 07.30 WIB.

Giat mengunjungi Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Surabaya, dilakukan Mahfud MD, setelah merilis acara "Tabrak, Prof!"

"Tadi saya minum kopi, lantas ada Albert, anak gereja sini (Santa Maria Tak Bercela-Red), ngajak mampir. Saya datang soalnya pernah ke sini tahun 2018, bersama Presiden Jokowi waktu ada bom," ujar Mahfud MD, Rabu malam.

Baca Juga: Menko Polhukam Mahfud MD Tanggapi Pernyataan Alvin Lim Soal Ferdy Sambo Tak Dipenjara

Mahfud MD yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu menyatakan, dirinya pernah berbicara bersama jemaah serta pengurus gereja tentang kemampuan pemerintah menangani aksi terorisme, setelah pengeboman 2018.

"Beberapa tahun terakhir ini, kita telah mampu mengendalikan bom-bom. Bahkan tahun 2022 dan 2023 bisa dibilang zero (nol-Red) korban bom. Pernah ada satu tapi kecil-kecilan di sebuah Polsek, yang meninggal yang ngebom sendiri, di Bandung, Jawa Barat," paparnya.

Kemudian Mahfud mengungkapkan pascakejadian bom bunuh diri, di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu 7 Desember 2022, pada pukul 08.30 WIB, setiap jaringan terorisme terkait peristiwa bom bunuh diri, sudah ditangkap.

Baca Juga: Pernyataan Mantan Gubernur Dinilai Tidak Penting, Soal Hasil Survei Gunjar Mahfud di NTB 6 Persen

"Korbannya waktu itu satpam, soalnya para polisi tengah olahraga. Satpam telah dirawat di rumah sakit dan sembuh. Enggak ada korban jiwa, kecuali itu tadi yang bom bunuh diri sendiri. Hanya satu kasus kecil dan sudah ketangkap jaringannya. Sudah diambil seluruh jaringannya," ucapnya.

Mahfud MD pun berharap setiap jemaah gereja, saat ini telah dapat beribadah dengan tenang.

"Tadi saya beritahu kepada para jemaah dan pengurus yang hadir, ya, beribadah saja dengan tenang," tegas Mahfud.

Baca Juga: Gibran Selidiki Insiden Pengiriman Anjing di Solo Raya

Seiring itu, Pastor Kepala Paroki di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Benediktus Prima Novianto Saputro menjelaskan dirinya sangat berterima kasih atas jaminan keamanan demi beribadah yang lebih baik.

"Terima kasih Pak Mahfud MD sudah datang. Kami tak menduga dan sangat senang sekali terkuak perhatian dan khususnya terkait keamanan kami sungguh sangat terjaga. Karena keamanan lebih baik, ini kerja keras dari pemerintah dan masyarakat juga, terima kasih," ucap Benediktus.***

Editor: Dwi Christianto

Tags

Terkini

Terpopuler