Mafia Tanah di Bogor Ini Dibekuk Polisi, Rugikan Rp15 Miliar Jual Beli Aset Negara, Berikut Modusnya

13 Januari 2022, 16:55 WIB
Mafia Tanah di Bogor Dibekuk Polisi, Kapolres Bogor: Rugikan Rp15 Miliar Berikut Modusnya /Foto : Humas Polres Bogor/

 

PORTAL LEBAK - Jajaran Kepolisian Polres Bogor yang dipimpin Kapolres Bogor AKBP Dr Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H berhasil ungkap sepak terjang para pelaku mafia tanah yang memperjual belikan aset negara hingga akibatkan kerugian terhadap korban dan negara mencapai Rp15 miliar dengan modus pemalsuan surat.

Hal tersebut dikatakan, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin dalam konferensi persnya mengungkap bahwa dalam tiga pengungkapan yang kita lakukan terhadap kasus mafia tanah ini, berhasil kita amankan sebanyak 6 orang tersangka yang merugikan hampir Rp15 miliar.

"Pengungkapan para mafia tanah ini berawal dari adanya Laporan Polisi pada tanggal 02 November 2021 yang dibuat oleh saudara Ahmad Khoerurizal atas pemalsuan surat dari DJKN RI Perihal Permohonan Penerbitan SKPT dan Buka Blokir", ujar Kapolres Bogor.

Baca Juga: Album Baru ITZY Mainkan 'Mafia in the Morning' Versi Bahasa Inggris

Atas laporan tersebutlah Polisi lakukan penyelidikan yang kemudian dari hasil penyelidikan yang di lakukan tersebut berhasil kita amankan 2 orang tersangka berinisial AS (54) dan DH (44). 

Yang mana modus para tersangka dalam melakukan aksinya tersebut yaitu dengan melakukan pemalsuan surat-surat dari Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DKJN) dan SHGB No 1914. Surat palsu yang seolah-olah diterbitkan oleh DKJN ini digunakannya untuk membuka blokir di BPN kabupaten Bogor, serta terkait objek tanah milik negara yang mereka jual kepada pembeli/ korban.

Atas pengungkapan tersebut kami pun melakukan pengembangan kembali dan berhasil mengamankan para pelaku mafia yang juga melakukan pemalsuan dokumen DKJN dan jual beli aset milik negara yakni RF (54), AS (54), DH (44) dan IA (34).

Baca Juga: Arkeolog Temukan Tablet Tanah Liat Dari Peradaban Elam di Situs Terkenal di Kota Burnt

"Dari pengungkapan yang kita lakukan tersebut berhasil kita amankan barang bukti berupa 1 lembar surat direktorat pengelolaan kakayaan negara dan sistem Informasi direktorat jenderal kekayaan negara kementerian keuangan RI, 1 lembar surat tanda terima direktorat pengelolaan kakayaan negara dan sistem Informasi direktorat jenderal kekayaan negara kementerian keuangan RI", ujarnya.

"1 bundel berkas surat permohonan penerbitan SKPT dan buka blokir , 2 buah CPU, 1 buah laptop, 1 buah printer, 1 buah keyboard, 1 flashdisk, surat tanda terima uang senilai 5 Milyar, PPJB, surat kuasa , surat tanda terima BPN, photo copy surat DJKN, surat jawaban atas somasi dan 1 lembar photo copy surat S-715/KN.5/2017 tanggal 17 Mei 2017", tambahnya.

Atas perbuatannya beberapa tersangka dijerat dengan pasal 263 ayat 1-2 , yaitu dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun.

Baca Juga: Viral Ojol Lapor Motor Hilang Tak Dilayani Baik Petugas, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin Beri Keterangan

"Dan beberapa pelaku lainnya ada yg kita kenakan dengan pasal penipuan yakni pasal 378 dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun, tutupnya.***

Editor: Didin

Tags

Terkini

Terpopuler